• Selasa, 19 Oktober 2021

Investigasi Kecelakaan Jeep Grand Cherokee Di Indonesia, Tidak Ada Cacat Produksi

- Minggu, 26 September 2021 | 08:00 WIB
Jeep Grand Cherokee (AJ Mueller)
Jeep Grand Cherokee (AJ Mueller)


OTONETTERS - Kecelakaan Jeep Grand Cherokee di Indonesia beberapa waktu lalu mendapat perhatian serius dari pihak prinsipal yakni Stellantis.

Pabrikan ini telah menyelesaikan investigasi teknisnya terhadap kecelakaan Jeep Grand Cherokee Summit yang terjadi pada bulan Juli 2021 lalu di Jakarta.

Melalui PT DAS Indonesia Motor, Dhani Yahya, COO dari Jeep Indonesia memberikan keterangannya, “Dikutip dari penjelasan resmi yang telah DAS Indonesia Motor terima, kami umumkan hasil yang ditemukan oleh Tim investigasi dari Stellantis adalah sebagai berikut;

 “Tidak ada tanggung jawab manufaktur yang ditemukan dalam insiden ini. Seat belt menjadi sistem penahan keamanan utama dalam kendaraan pada saat kejadian.

Baca Juga: Honda BR-V Baru Langsung Dibekali Sistem Honda Sensing, Apa Itu?

Area tabrakan/tumbukan utama berada di bagian atas dari area fokus sensor Supplemental Restraint System bekerja, dengan energi benturan yang dihamburkan oleh berbagai struktur lembaran logam.

Oleh karena itu, laju perlambatan yang diperlukan untuk mengaktifkan air bag system  tidak terpenuhi.

Seperti juga yang tertuang dalam Buku Manual Kendaraan Jeep Grand Cherokee tahun 2014

Bahwa hasil investigasi Stellantis itu tidak mengungkapkan adanya indikasi cacat manufaktur yang menyebabkan dan atau berkontribusi pada insiden yang dialami atas kendaraan tersebut.


“Dengan temuan hasil investigasi teknis yang sudah di umumkan ini, kami harap pertanyaan penyebab insiden ini sudah dapat terjawab, dan sekali lagi kami sangat bersimpati atas insiden yang telah terjadi dan kami siap membantu konsumen untuk memperbaiki kendaraan tersebut hingga selesai.” tutup Dhani melalui pengumuman resmi ini.

Editor: Takumi

Tags

Terkini

Terpopuler

X